Tim Densus 88 Amankan Pasutri, Diduga Terlibat Jaringan Teroris

339

Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Tim Khusus Polres Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengamankan dua orang yang diduga terlibat jaringan terorisme.

Cianjur I Dua terduga teroris tersebut berinisial DS (24) dan DK (25) pasangan muda suami istri (Pasutri), diamankan di Kampung Cibodas RT 03/01, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Kamis (14/11) siang.

Informasi yang dirangkum, kedua terduga ada kaitannya dengan jaringan teroris yang diungkap Tim Gabungan Densus 88. Mereka diamankan dirumah kontrakanya, dimana baru dua minggu mengontrak di Kampung Cibodas.

Kabar penangkapan kedua terduga terorisme apa ada kaitannya dengan jaringan teroris ledakan di Medan baru-baru?. Kepastian dugaan jaringan teroris yang diungkapkan pihak kepolisian belum ada keterangan yang mengarah kehal tersebut.

“Penangkapan pasangan muda suami istri, yang dikabarkan pihak pak polisi yang bersenjata lengkap seperti pasukan khusus, berkaitan dengan jaringan teroris. Jelasnya saya tidak berani untuk menyerap kepastian dugaan jaringan teroris dimana,” ungkap U Suryadi Ketua RT 03.

Sontak penangkap yang dilakukan Tim Densus 88 berpakaian serba hitam
dilakukan di dua tempat berbeda, sang suami DS ditangkap di sebuah madrasah dan sang istri DK ditangkap dirumah kontrakanya.

“Penangkap membuat geger semua warga disini. Meski warga yang penasaran untuk datang ke TKP tempat penangkapan kedua pasutri, warga dilarang mendekat lokasi.Karna saya sebagai ketua RT disuruh mendampingi masuk ke lokasi kontrakan,” ungkapnya.

U Suryadi menambahkan, kedua orang yang diamankan, mengontrak rumah milik warga disini diperkirakan pada ahir bulan Oktober 2019, sesuai indentitas pekerjaan yang sampaikan kepada RT sebagai Operator salahsatu Sekolah di Cianjur.

“Baru setengah bulanan mereka mengontrak disini, tentunya tidak banyak tau latar belakang mereka mereka. Menurut informasi pihak kepolisian katanya suaminya sudah ditangkap duluan di Tsanawiyah wilayah Cibanteng, dimana suaminya bekerja sebagai operator sekolah,” tandasnya.

BACA JUGA:  Bhabinkantibmas Polres Maluku Tengah Hadiri Rapat Kerja HIPMAH
loading...
loading...