Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota, Bekuk Dua Pengedar Sabu dan Obat Berbahaya

436
Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, ungkap jaringan pengedar narkoba diwilayah hukum Kota/Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI I Informasi yang dihimpun, pengungkapan kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan obat-obatan terlarang, terjadi di kamar kost di Sukalarang Sukabumi, dan mengamankan terduga pelaku pengedar, Selasa (28/07/20) dini hari kemarin.

Dalam pengungkapan, Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan dua tersangka pengedar dan barang bukti sabu seberat 0,13 gram yang disembunyikan dalam bekas bungkus rokok dan ribuan ratusan obat-obatan berbahaya sejenis Hexymer dan Tramadol siap edar.

Info

“Berdasarkan informasi dan pengembangan, penangkapan dua tesangka pengedar narkoba terjadi setelah adanya info bakal ada transaksi . Dengan sigap jajaran Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota melakukan pemetaan hingga akhirnya membuntuti dan menangkap kedua pelaku di salah satu kamar kost di Sukalarang Sukabumi, beserta barang bukti sabu dan obat terlarang,” ujar Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Ma’ruf Murdianto, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (30/07/20).

Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota, Bekuk Dua Pengedar Sabu dan Obat Berbahaya 1 Polres Sukabumi Kota
Foto Dokumentasi : Barang Bukti Sabu dan Obat Berbahaya, diamankan Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota, dari kedua tersangka di wilayah Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

AKP Ma’ruf Murdianto menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap kamar kost tersebut, akhirnya polisi menemukan barang bukti sabu seberat 0,13 gram, pipet kaca berisikan shabu habis pakai, alat hisap shabu dan 4051 butir obat-obatan berbahaya sejenis Hexymer dan Tramadol.

“Kedua pelaku diduga pengedar berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Sukabumi Kota guna penyidikan Kepolisian,” kata AKP Ma’ruf Murdianto.

Lanjut AKP Ma’ruf, dalam kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba, kedua pelaku pengedar dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Menjual Obat obatan berbahaya tanpa ijin edar Sebagaimana dimaksud pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) subsider pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) UU RI No 36 tahun 2009.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku pengedar terancam hukum paling lama lima tahun kurungan penjara,” pungkas AKP Ma’ruf.(Rls/Red*).

loading...