Dana Covid-19 di Korupsi, Kapolri Sikat Koruptor Penyeleweng Dana Corona Tanpa Pandang Bulu

849

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada aparat penegak hukum untuk tak segan menangkap oknum pejabat yang nekat korupsi di tengah pandemi wabah virus corona (Covid-19).

Jokowi tak ingin anggaran penanganan wabah virus corona (Covid-19) sebesar Rp.677,2 Triliun disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dengan cepat Kapolri menanggapi hal tersebut, Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan siap menjalankan instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), untuk menindak tegas terhadap siapapun pihak yang berani menyelewengkan dana yang digelontorkan pemerintah untuk membantu perekonomian warga ditengah pandemi wabah virus corona (Covid-19).

Kapolri Jenderal Idham Azis memastikan Polri tidak akan pandang bulu.

“Ya, dalam situasi kondisi pandemi seperti ini apabila ada yang menyalahgunakan maka Polri tidak pernah ragu untuk ‘sikat’ dan memproses pidana,” kata Kapolri Jenderal Idham Azis di Jakarta pada hari Senin, (15/06/2020).

Bahkan, Idham Azis mengungkapkan bahwa Korps Bhayangkara telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) dibawah komando Kepala Bareskrim Polri Komjen. Listyo Sigit Prabowo. Tim tersebut tidak akan Segan – segan menindak oknum yang menyalahgunakan dana yang dikhususkan bagi rakyat itu.

“Polri sudah membentuk satgas khusus di bawah kendali Kabareskrim,” ujarnya.

Jenderal bintang empat ini mengingatkan semua pihak jangan sampai menyalahgunakan kelonggaran aturan dana Covid-19 dengan tujuan memperkaya diri.

“Presiden sudah mempermudah proses pencairan dana Covid-19. Awas, siapa saja yang ingin bermain curang, akan saya sikat. Hukumannya sangat berat,” pangkas Mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Sumber: Divisi Humas Polri.

loading...
loading...